Melakukan gerakan squat dan deadlift merupakan bagian penting dari latihan kekuatan untuk membangun otot dan meningkatkan kebugaran. Namun, beberapa orang terkadang mengalami pusing atau kepala terasa ringan saat melakukan gerakan ini. Kondisi ini bisa mengganggu latihan dan berisiko menimbulkan cedera jika tidak ditangani dengan tepat. Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi pusing saat melakukan squat atau deadlift.
1. Perhatikan Pola Pernapasan
Salah satu penyebab utama pusing saat melakukan squat atau deadlift adalah pernapasan yang tidak tepat. Menahan napas terlalu lama atau bernapas secara tidak teratur dapat menurunkan aliran oksigen ke otak.
Tips:
- Saat menurunkan beban, tarik napas dalam-dalam.
- Saat mengangkat beban, hembuskan napas perlahan.
- Hindari menahan napas terlalu lama (Valsalva maneuver) jika Anda pemula.
2. Mulai dengan Beban Ringan
Mengangkat beban terlalu berat sebelum tubuh terbiasa dapat menyebabkan pusing karena tekanan darah berubah secara tiba-tiba.
Tips:
- Mulailah dengan beban ringan untuk membiasakan tubuh.
- Tingkatkan beban secara bertahap sesuai kemampuan.
- Fokus pada teknik yang benar sebelum menambah beban.
3. Pastikan Tubuh Terhidrasi dan Terisi Energi
Dehidrasi atau kekurangan energi dapat menyebabkan pusing saat berolahraga.
Tips:
- Minum cukup air sebelum dan selama latihan.
- Konsumsi makanan ringan yang mengandung karbohidrat dan protein sekitar 1–2 jam sebelum latihan.
- Hindari latihan dengan perut kosong atau setelah minum kopi berlebihan.
4. Periksa Posisi dan Teknik
Posisi tubuh yang salah dapat menyebabkan darah tidak mengalir dengan optimal ke otak, memicu pusing.
Tips:
- Untuk squat, jaga punggung tetap lurus dan lutut sejajar dengan kaki.
- Untuk deadlift, tekuk pinggang dengan punggung tetap rata dan angkat dengan kekuatan kaki.
- Gunakan cermin atau minta bantuan pelatih untuk memantau teknik.
5. Lakukan Pemanasan yang Cukup
Tubuh yang belum siap secara fisik lebih rentan mengalami pusing. Pemanasan membantu meningkatkan aliran darah dan mengurangi risiko pusing.
Tips:
- Lakukan pemanasan ringan selama 5–10 menit, seperti jogging di tempat atau dynamic stretch.
- Fokuskan pada otot kaki, punggung, dan core.
6. Berhenti dan Istirahat Jika Perlu
Jika pusing muncul, jangan memaksakan diri. Mengabaikan tanda-tanda tubuh bisa berisiko cedera.
Tips:
- Turunkan beban atau hentikan latihan sementara.
- Duduk atau berbaring hingga pusing mereda.
- Perhatikan apakah pusing sering muncul, karena bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang lebih serius.
Kesimpulan
Pusing saat melakukan squat atau deadlift bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pernapasan, teknik yang salah, hingga kondisi tubuh seperti dehidrasi atau kelelahan. Dengan memperhatikan pola pernapasan, memulai dengan beban yang sesuai, menjaga hidrasi dan energi, serta melakukan pemanasan yang cukup, risiko pusing dapat diminimalkan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan pelatih atau tenaga medis jika pusing terus berulang, karena hal ini bisa menandakan kondisi kesehatan yang perlu diperiksa lebih lanjut.












